Bagikan

Difabel dan Kekerasan Seksual: Studi Peran Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) dalam Mewujudkan Misi “Bersama Menuju Masyarakt Inklusi”

Phenomenological research conducted by Rizky Murdiana et al on persons with disabilities and the SIGAB institution as an institution that oversees the issue of sexual violence in Yogyakarta. Based on the findings, in cases of sexual violence against disabilities, there are still basic problems including the condition of a person’s disability which is still lacking attention. This is exacerbated by the negative stigma that exists in society towards groups with disabilities, such as being considered crazy and weak. Second, the lack of education regarding sexual and reproductive health for groups with disabilities. When adequate access is not available and there is a lack of understanding regarding disability issues in various law enforcement circles in society. Fourth, the absence of centralized data collection on sexual violence cases in Yogyakarta has caused the available data to vary from institution to institution.

Ingin Mendapatkan Kabar Terbaru dari Kami?

Berlangganan Nawala Yayasan Gemilang Sehat Indonesia

Logo Yayasan Gemilang Sehat Indonesia - Full White

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) merupakan lembaga non-profit atau NGO yang bekerja di Indonesia sejak 1997 untuk isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), serta pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS). Kami percaya bahwa seksualitas dan kesehatan reproduksi manusia harus dilihat secara positif tanpa menghakimi dan bebas dari kekerasan.

Keranjang

Unduh Difabel dan Kekerasan Seksual: Studi Peran Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) dalam Mewujudkan Misi “Bersama Menuju Masyarakt Inklusi”