Bagikan

Kajian Pencegahan Perkawinan Anak di Desa

Infografis ini menyajikan data dan upaya pencegahan perkawinan anak di desa, khususnya di Kabupaten Cianjur pada tahun 2022 yang mencatat 177 permohonan dispensasi menikah di bawah umur. Disebutkan penyebab utama perkawinan anak meliputi norma sosial, minimnya pendidikan, serta keterbatasan ekonomi, sementara dampaknya mencakup meningkatnya kemiskinan, risiko kesehatan, dan terbatasnya akses pendidikan. Infografis ini juga menawarkan solusi seperti peningkatan edukasi seksual, pengembangan potensi ekonomi desa, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mencegah perkawinan anak.

Logo Yayasan Gemilang Sehat Indonesia - Full White

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) merupakan lembaga non-profit atau NGO yang bekerja di Indonesia sejak 1997 untuk isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), serta pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS). Kami percaya bahwa seksualitas dan kesehatan reproduksi manusia harus dilihat secara positif tanpa menghakimi dan bebas dari kekerasan.

Keranjang
  • Tidak ada produk di keranjang.

Unduh Kajian Pencegahan Perkawinan Anak di Desa